Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 18 Juni 2016

SKN Santri Sukorejo Dapat Sambutan Warga

Bumigaram-Sumenep. Sekelompok santri yang tergabung dalam Ikatan Santri Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo Situbondo mengadakan kegiatan di Desa Pinggirpapas Kecamatan Kalianget Kabupaten Sumenep. Kegiatan yang dikemas dalam acara Rihlah Ramadlan Santri (SKN) ini  dibuka Sabtu malam 18/06/2016 ba'da sholat taraweh bertempat di halaman RA. Raudlatul Iman Desa Pinggirpapas. Rencananya kegiatan ini akan berlangsung selama kurang lebih 4 hari hingga hari selasa dan akan ditutup dengan pengajian umum.

Dalam pembukaan ini ketua rayon Iksass Sumenep- Pamekasan Elfiyana menyampaikan terimakasih atas sambutan masyarakat terhadap santri yang akan melakukan kegiatan di desa ini. Elfiyana berharap selama kegiatan ini santri dapat belajar banyak hal dari masyarakat sehingga ketika mereka kembali ketengah-tengah masyarakat kelak mereka bisa dengan mudah beradaptasi dan bisa mengamalkan ilmu yang di dapat dari pesantren.

Sementara itu pihak pemerintah desa Pinggirpapas yang diwakili oleh Sekdes Suhrawi menyampaikan respon positif pihak desa dan juga masyarakat.
"Kami sangat bersyukur adik-adik dari Ponpes Sukorejo mengadakan kegiatan keagamaan di desa kami, dan terkait hal ini kami siap mendukung 100% kegiatan ini," ungkap Suhrawi.

Dukungan terhadap kegiatan ini tidak hanya berupa dukungan moril saja akan tetapi juga dukungan materiil.  Masyarakat dan perangkat desa yang hadir dalam pembukaan kegiatan ini mengadakan penggalangan dana yang jumlahnya mencapai hingga 2,8 juta.

Beberapa kegiatan yang akan dilakukan selama kegiatan ini diantaranya adalah Dialog fiqih ibadah, Khatmil Qur'an, Syarwah Kubro, pembacaan Rowatibul Haddad, Pelatihan sholat Tasbih, lomba keagamaan serta beberapa kegiatan lainnya yang akan ditempatkan di beberapa mushollah dan masjid di desa Pinggirpapas. (A.J)

Romeltea Media
Bumi Garam Updated at:

Minggu, 14 Juni 2015

SMP/ SMA YAS'A Sumenep Menggelar Acara Wisuda 2015

Bumigaram,Sumenep-Untuk kesekian kalinya SMP dan SMA menggelar acara Silaturrahim dan Wisuda Putra Putri Kelas 3 SMP dan Kelas 3 SMA Tahun Ajaran 2014-2015 . Acara yang berlangsung hari Sabtu, 13/06/15 itu digelar di halaman Masjid Aminah Ponpes Mathaliul Anwar Sumenep.

Dalam acara ini undangan dihadiri oleh wali santri dan berbagai unsur terkait. Acara dimulai jam 08.48 WIB. Sebelum acara dimulai diisi dengan pembacaan beberapa puisi oleh salah seorang wisudawan dari Ponpes Mathaliul Anwar. Wisuda tahun ini diikuti oleh murid yang berasal dari santri Ponpes Mathaliul Anwar dan Ponpes Darur Rahman.

Kepala Sekolah SMA YAS A Moh. Hanto Sudarto dalam sambutannya menyampaikan terimakasih sekaligus memohon maaf atas berbagai kekurangan selama siswa belajar di SMA YAS A. Lebih lanjut Hanto menjelaskan bahwa proses belajar di SMA YASA ngeintegrasikan antara pendidikan intelektual dan pendidikan akhlaq.

“Ujian Nasional tahun ini hanya untuk mengukur dan pemetaan disaat anak akan melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Setelah proses wisuda ini kami menyerahkan kembali kepada wali santri.” Ungkapnya. Moh. Hanto Sudarto juga menyampaikan rencananya tahun depan akan ada program khusus BPTQ yaitu program penerjemahan Al Quran melalui Nahwu Shorrof.

Prosesi Wisudawan Wisudawati dibagi dua antara putra dan putri dan diawali dengan sungkem kepada para Kyai keluarga besar Ponpes Mathaliul Anwar. Salah seorang wisudawan dari SMA YASA Moh. Irham Maulana mewakili wisudawan/wisudawati naik ke podium kehormatan untuk menyampaikan ucapan terimakasih kepada orang tua dan guru yang telah yang telah banyak berkorban dalam kelancaran menuntut ilmu dan meminta maaf atas segala kesalahan selama menuntut ilmu dan berharap semoga ilmu yang didapat menjadi ilmu yang manfaat.

Sambutan dari pihak Yayasan disampaikan oleh KH. Mahfud Rahman. Mantan Kepala SMK Negeri 1 Sumenep itu menyampaikan beberapa hal diantaranya berbagai prestasi yang telah dicapai oleh SMP/SMA YASA. Tahun 2015 ini predikat wisudawan dan wisudawati diraih oleh Moh. Irham Maulana dan Ruhmi yang kebetulan keduanya berasal dari desa yang sama yaitu Pinggirpapas.  (AJ)

Romeltea Media
Bumi Garam Updated at:

Selasa, 09 Juni 2015

Haflatul Imtihan Ke-1 Ponpes Darur Rahman Sumenep

Suasana Haflatul Imtihan Ponpes Darur Rahman
Bumigaram,Sumenep- Untuk pertama kalinya Pondok Pesantren Darur Rahman Sumenep menyelenggarakan acara Haflatul Imtihan sejak pesantren ini berdiri pada tahun 2011 lalu. Haflatul Imtihan yang berlangsung pada Sabtu, 6 Juni 2015 itu berlangsung cukup meriah meski hanya dihadiri oleh keluarga besar Ponpes Darur Rahman saja. Panitia sengaja tidak menyebar undangan untuk khalayak ramai mengingat keterbatasan tempat dan juga waktu persiapan yang sangat singkat.

Dalam sambutannya ketua panitia yang diwakili oleh Ustad Moh. Said menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah ikut berpartisipasi untuk kelancaran acara. Sementara dalam sambutannya Keluarga Besar Pondok Pesantren Darur Rahman yang disampaikan oleh KH. Ahmad Fadlan Masykuri mengingatkan para santri agar tidak cepat puas dengan apa yang telah dicapai selama ini. Beliau juga menyampaikan beberapa kalam dari guru beliau Abuya As Sayyid Muhammad Alawi Al Maliki  diantaranya”Barangsiapa yang menyangka dirinya sudah sampai, maka sesungguhnya dia belum sampai.” Dan juga kalam Abuya ,” Percuma orang pintar jika tidak disertai dengan akhlaq dan adab”. Oleh karenanya KH. Ahmad Fadlan Masykuri mengingatkan para santri agar senantiasa menjalin hubungan dengan Pondok Pesantren dan tetap memberikan kontribusi positif untuk kemajuan pesantren meski telah lulus dan kembali ke desanya masing-masing.

“Salah satu kalam Abuya yang harus kalian ingat adalah bahwa kalian selamanya adalah Santri, jadi tidak cukup hanya di pesantren saja, dimanapun kalian berada harus tetap mencari ilmu.” Ungkap KH. Ahmad Fadlan Masykuri sebelum mengakhiri sambutannya.

Dalam acara tersebut juga ditampilkan beberapa kreatifitas santri dalam bentuk pementasan Puisi dan Drama. Acara diakhiri dengan do’a yang dipimpin oleh Habib Husein Hamid Al-Khered. Rencananya acara Haflatul Imtihan berikutnya akan melibatkan wali santri dan juga berbagai pihak terkait. (AJ)

Romeltea Media
Bumi Garam Updated at:

Rabu, 03 Juni 2015

RA Raudlatul Iman Gelar Acara Widusa IX

Suasana Acara Wisuda
Tahun Pelajaran 2014-2015 RA. Raudlatul Iman Desa Pinggirpapas kembali menggelar acara "Widusa IX RA Raudlatul Iman" Rabu, 3 Juni 2015. Bertempat di depan RA Raudlatul Iman Desa Pinggirpapas Kecamatan Kalianget Kabupaten Sumenep acara berlangsung meriah dengan dihadiri undangan dari berbagai unsur yang ada di desa Pinggirpapas.

Acara yang berlangsung pada pagi hari itu di awali dengan pembukaan dilanjutkan dengan pembacaan Al-Qur'an dan Wisuda murid kelas B. Dalam sambutannya Ketua Yayasan RA Raudlatul Iman Kusno Wahyudi menyampaikan terimakasih kepada wali murid dan berbagai pihak yang telah membantu terlaksananya acara. Lebih lanjut Kusno menjelaskan bahwa RA Raudlatul Iman didirikan dari swadaya murni masyarakat Pinggirpapas dan tetap berharap agar RA ini dijaga bersama. Terkait sarana pendidikan Kusno menjelaskan bahwa saat ini RA Raudlatul Iman telah memiliki satu buah alat InFocus yang siap digunakan sebagai penunjang pembelajaran di RA Raudlatul Iman.

Sementara Kepala Desa Pinggirpapas yang diwakili oleh Sekdes Suhrawi menyampaikan terimakasih kepada pihak RA atas kerjasamanya khususnya di bidang pendidikan sehingga diharapkan kedepan anak-anak Pinggirpapas menjadi generasi yang cerdas dan berakhlaq mulia. 

Romeltea Media
Bumi Garam Updated at:

Senin, 30 Juni 2014

Potret Pendidikan di Pulau Terpencil



Kondisi Bangunan MI Makarimal Akhlaq


Lembaga Pendidikan Makarimal Akhlaq adalah contoh Potret Buram Pendidikan di negeri ini. Lembaga ini berdiri di sebuah pulau terpencil di Kabupaten Sumenep yaitu di Pulau Tonduk atau masyarakat mengenalnya sebagai Desa Tonduk. Pulau yang masuk dalam wilayah Kec. Raas ini dihuni penduduk sekitar 3.500 jiwa dan hanya tersisa 35 % karena 65% pergi merantau ke berbagai wilayah di Indonesia. Di pulau ini terdapat satu SD Negeri dan beberapa lembaga pendidikan swasta.
Kepala MI Makarimal Akhlaq Abdul Arief, S.Pd. menjelaskan bahwa selama ini lembaga yang dikelolanya belum pernah disentuh bantuan pembangunan gedung sekolah. Selama ini pihaknya mengandalkan sumbangan masyarakat sekitar untuk kepentingan yang berkaitan dengan bangunan fisik sekolah. Selain itu Kepala Sekolah yang pernah menimbah ilmu di Ponpes Mathali’ul Anwar Sumenep ini juga menjelaskan lembaga yang dikelolanya masih sangat membutuhkan guru. Maklum jumlah guru di lembaga ini sangat terbatas sehingga proses belajar mengajar tidak maksimal.

MI Makarimal Akhlaq dari kejauhan

“Sejujurnya kami berharap ada perhatian dari pihak terkait untuk meningkatkan kualitas pendidikan di lembaga kami, baik berupa bangunan ataupun tambahan pengajar,” ungkap Abdul Arief. Sarjana muda lulusan STKIP Sumenep ini juga mengungkapkan keinginannya untuk membangun desanya, khususnya di bidang pendidikan. Saat pertama kali masuk dalam lembaga yang di rintis oleh orang tuanya yaitu KH. Abu Zairi, Arif mengungkapkan kesedihannya. Betapa tidak dia menjumpai seorang siswa kelas V di MI Makarimal Akhlaq belum bisa membaca. Sejak saat itu Abdul Arif bertekad akan berjuang keras untuk memajukan lembaganya yang menaungi RA,MI dan Madrasah Diniyah.
Langkah awal yang dilakukan oleh Abdul Arief, S.Pd. adalah mencoba menata administrasi sekolah. Dia juga berjuang untuk meyakinkan masyarakat bahwa MI dan SD tidak ada perbedaan. Selama ini yang berkembang di kalangan masyarakat desa ini adalah bahwa lulusan SD akan lebih baik dan menjanjikan dibanding lulusan MI.
Selain kekurangan ruangan dan pengajar di lembaga ini juga tidak ada sarana permainan untuk anak khususnya siswa RA. Arief berharap kedepan ada kepedulian dari berbagai pihak untuk meningkatkan mutu pendidikan di lembaganya. Menurutnya bahkan ada anak yang lulus SD atau MI di pulau ini langsung bekerja ikut keluarganya merantau. Jika hal ini terus dibiarkan bagaimana generasi Indonesia kedepan bisa maju menghadapi persaingan global.

Romeltea Media
Bumi Garam Updated at:

 
back to top