Sumenep,04/12 (mediamadura.com)- Puluhan aktifis Pergerakan Mahasiswa
Islam Indonesia (PMII) Cabang Sumenep, ditangkap oleh pihak kepolisian
kerena melakukan aksi unjuk rasa menolak kedatangan Presiden Susilo
Bambang Yudhoyono. Rabu (04/12/13) sore.
Ketua Cabang PMII Sumenep Imam Syafii melalui sambungan teleponnya
mengatakan, sekitar 20 kadernya saat ini berada di Mapolres setempat,
karena melakukan aksi unjuk rasa menolak kedatangan SBY.
“Saat ini 20 kader kami ditahan oleh pihak kepolisian, karena melakukan aksi unjuk rasa kedatangan SBY,” katanya.
Imam sapaan akrabnya juga mengatakan, aksi penolakan kedatangan SBY
itu dilakukan karena orang nomor satu di Republik Indonesia itu dianggap
gagal memimpin Indonesia.
“SBY telah gagal memimpin Indonesia, dan kami menolak kedatangannya di Sumenep,” paparnya.
Sehingga imam meminta kepada aparat kepolisian segera membebaskan aktifis PMII yang ditahan itu.
“Kami sangat kecewa atas perlakuan aparat kepolisian yang telah
bersikap represif kepada kami, sebab sahabat-sahabat PMII Sumenep tidak
anarkis, dan kami melakukan aksi damai,” katanya dengan kecewa.
Imam yang sebelumnya ditahan di Polres Sampang karena melakukan aksi
yang sama, meminta agar Aktifis PMII yang ditahan itu tidak diperlakukan
seperti teroris, sebab aktifis PMII adalah mahasiswa yang menyalurkan
aspirasinya, dan hal itu dilindungi oleh undang-undang.(EA/MM)
sumber : http://mediamadura.com/aksi-tolak-kedatangan-sby-puluhan-aktifis-pmii-sumenep-ditangkap/
Jumat, 06 Desember 2013
Aksi Tolak Kedatangan SBY, Puluhan Aktifis PMII Sumenep Ditangkap
Baca Tulisan Lainnya di Kategori:
kabardesa

Be the first to reply!
Posting Komentar